LP3M Akan Sediakan Lahan Seluas 20,5 Hektar untuk Petani Porang di Pangkep

PANGKEP, MAMMINASATA.com – Lembaga Pendidikan Pelatihan dan Pemberdayaan Masyarakat (LP3M) Kabupaten Pangkep terbentuk secara resmi. Sebagai sebuah lembaga independen yang concern memilih jalan sunyi dan panjang bagi kemanusiaan.

Sebelumnya, LP3M berangkat dengan berbekal tagline awal. Salam kemanusiaan, lembaga ini dikenal pro-aktif dalam menjalankan program kerja dan advokasi pendampingan bagi warga di kota Bandeng. Baik kepada para nelayan, para buruh, petani, para pelaku UMKM, tenaga pendidik, nakes serta rakyat kecil.

Bak garam di dalam sebuah makanan atau masakan. Tak tampak, tapi begitu dirasakan manfaatnya oleh warga masyarakat kabupaten Pangkep. Demikian kehadiran LP3M begitu aksiologis, mesti usianya masih seumur jagung.

Dr Muhammad Yunus, selaku Dewan Pendiri LP3M saat menanda tangani berita acara legalitas/akta pendirian. Bersama H Syamsul A Hamid, Kadir Emo dan Muhammad Daud S.Pi menjadi pembina sekaligus dewan pendiri lembaga independen yang dibentuk sejak Agustus ini.

Diketahui, LP3M pro-aktif membantu para petani, nelayan, dan pelaku UMKM dalam mendapatkan hak-hak dasarnya melalui pemenuhan dan akses kepada Pemerintah setempat.

Kini, LP3M resmi terdaftar di Kemenkumham dan Notaris melalui jasa notaris Ibu Darniaty. Adapun kelengkapan legalitas meliputi Akta Notaris.

Konstitusi, perangkat dasar, AD/ART, SK Pengurus LP3M, KTP Ketua bersama Sekretaris, Bendahara, serta inventarisasi data setiap pengurus telah disetor dan dikomunikasikan ke pihak Kesbangpol daerah (Pemkab-red).

“LP3M adalah mitra kerja pemerintah di tingkat kabupaten hingga ke tingkat Desa.” Kata H Burhanuddin Stahide (HBR), Juru Bicara (Jubir) Koordinator Humas LP3M Kabupaten Pangkep.

Terpisah, Ketua LP3M Pangkep Muhammad Daud S.Pi mengatakan lembaga ini diharapkan menjadi mitra kerja pemerintah daerah.

“Kedepannya, kami akan dorong lembaga ini untuk megelolah beberapa sektor yang dipandang punya potensi, guna untuk dikembangkan di daerah.” cetusnya

kami dengan teman-teman sudah mempunyai program kerja jangka pendek,menengah dan jangka panjang melalui beberapa divisi yang ada di LP3M.

Termasuk kata dia, pengembangan tanaman Porang yang dinilai potensial di beberapa daerah di Pangkep.

“Kita akan koordinir dan akomodir melalui Divisi Pertanian, khusus untuk program Porang ini” tambah Daud, Alumni Politeknik Negeri Pangkep.

Kita ketahui bersama, produksi tanaman Porang ini sangat menjanjikan. Lanjutnya, di samping sebagai tanaman unggulan juga bisa meningkatkan kesejahteraan petani, terlebih jika dikelola dengan baik dan benar.

Dengan demikian dikatakan Daud, LP3M disini hadir sebagai wadah, guna mengedukasi para petani Porang. Mulai cara bercocok tanam Porang, pemupukan sampai masa panen, baik dengan cara tradisional atau bedengan (melaui cara modern-red) sehingga bisa meningkatkan produksi petani kita.

“Target kedepan melalui divisi Pertanian, Insya Allah akan kita sediakan lahan seluas 20,5 Hektar di situ akan kita jadikan sebagai lahan percontohan sekaligus sebagai lahan pemberdayaan Petani. Mohon doanya semoga bisa berjalan lancar,” pungkasnya pada Rabu (10/11).


Dr Muhammad Yunus dan Abdul Kadir S.Sos, M.Si selaku Dewan Pendiri LP3M mengapresiasi kinerja semua pengurus dan anggota LP3M yang dinilai, selama ini mengambil bagian untuk mewujudkan Dasa Cita Pangkep Hebat, serta komitmen dalam menjalankan politik kemanusiaan, tanpa gaduh. (HBR/Rls)

Editor : ibe

Laporan : Ibnu Hikam/Sl

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *