oleh

Terkait Kelangkaan BBM Di Liukang Tangaya, Lurah Sapuka: Terdapat Aturan Baru Pertamina Dari Pusat

Pangkep, Mamminasata.com – Lurah Sapuka, Samsul Alam menyayangkan kabar berita yang terus digemboskan oleh para oknum atau pihak yang menyatakan, kelangkaan BBM jenis Solar di Kecamatan Liukang Tangaya. Khususnya di Kelurahan Sapuka. Disebabkan karena kurangnya perhatian pemerintah setempat.

Padahal, menurutnya. Pihaknya terus melakukan koordinasi dengan sejumlah kepala desa, termaksud dengan para pengusaha di Tangaya, guna mengatasi kelangkaan solaryang sedikit banyak disebabkan karena faktor cuaca .

Kelangkaan tersebut yang sebelumnya sempat membuat sejumlah kapal tak beroperasi disebabkan karena faktor eksternal.

”Bukan dari kita, itu bukan kebijakannya Pemda, apalagi kemauannya lurah atau desa. Keterlambatan BBM Solar itu bukan faktor Pemberhentian. Akan tetapi karena kapal pengangkut lagi perbaikan. Melihat aturan baru Pertamina, yah disambil” tandasnya.

”Sekali lagi tidak baik memaksakan kehendak logika yang cacat, cuaca ekstrem alam jangan dilawan. Nelayan jangan dipaksa keluar melaut kalau ombak kencang.”katanya.

Sampai saat ini, koordinasi dan diskusi bersama para pengusaha minyak dan pihak pemerintah sempat, kata Syamsul terus diupayakan.

”Termaksud dengan Bapak H. Malik, kami terus berkoordinasi terkait ketersediaan BBM Solar dan pendisribusiannya ke pulau. Kedepan Ayolah fokus, saling bahu-membahu di situasi sulit Pandemi Covid-19 ini”. kata Lurah Sapuka, Syamsul Alam (Ibe/Mamminasata)