oleh

Solidaritas Gerakan Mahasiswa Papua Peduli NTT, Gelar Aksi Kemanusiaan di Depan Pintu 1 Unhas dan BTP

MAKASSAR, MAMMINASATA.COM – Solidaritas Gerakan Mahasiswa Papua Peduli NTT (SGMPP-NTT) menggelar aksi kemanusiaan, sejak hari Selasa 6 April 2021 pekan lalu.

Aksi penggalangan dana tersebut dilakukan di dua lokasi berbeda, masing-masing di lampu merah pintu gerbang BTP dan depan pintu 1 Unhas di KM 13 Jl.Perintis Kemerdekaan, kota Makassar.

Nickson Hendrik Fawan selaku jendral lapangan (jendlap) aksi kemanusiaan ini, sebelumnya mengucapkan belasungkawa dan duka cita yang mendalam atas musibah yang terjadi di NTT.

‘’Kami dari keluarga besar mahasiswa Papua khususnya yang ada di kota Makassar, kami mengucapkan turut berduka cita. Harapan besar kami, kiranya gerakan kami ini bisa membantu saudara-saudara kita di NTT. Sekali lagi kami merasa turut berduka yang sedalam-dalamnya atas musibah ini.”

Kegiatan ini lanjut kata Nickson, telah dilaksanakan sejak pekan lalu dan melibatkan 12 organisasi mahasiswa asal Papua di Kota Makassar.

”Sejak Selasa lalu, kami telah membentuk panitia sebelumnya, untuk gerakan aksi kemanusiaan peduli NTT ini. Kami dari tim penggerak atau pelopor untuk aksi penggalangan dana ini terdiri dari gabungan mahasiswa asal Papua di Makassar.” kata Nickson.

‘’Kami adakan aksi ini kami gabungkan teman-teman dari beberapa organisasi. Jumlah organ teman teman yang turun ini sebanyak 12 organisasi. Gabungan tepatnya 12 organisasi dari Papua yang ada di kota Makassar.”Nikcson menambahkan.

Aksi kemanusiaan yang diberi nama, Solidaritas Gerakan Mahasiswa Papua Peduli NTT disingkat SGMPP-NTT, melibatkan organ intra maupun ekstra kampus, termaksud organda mahasiswa Papua.

”Saya sendiri dari organda besar IMP, Ikatan Mahasiswa Papua Unhas, forum literasi mahasiswa Papua yang diamanahi jadi koordinator atau jendral lapangan untuk aksi hari Ahad. Kemarin kita bisa kumpulkan hingga 45 Juta sembilan ratus.” ujar Nickson Hendrik Fawan, Mahasiswa Teknik Mesin Unhas angkatan 2016 asal Kota Sorong, Kabupaten Meybrat Provinsi Papua Barat.

Sedikitnya, sebanyak 300 mahasiswa dari berbagai universitas yang turun dan terlibat dalam penggalangan atau aksi kemanusiaan Mahasiswa Papua Peduli NTT di kota Makassar. ”Aksi ini bukan pertama kali, ini sudah yang ke empat kali,” tutup Nickson yang juga merupakan pegiat literasi mahasiswa asal Papua yang ada di Kota Makassar.

Penulis: Sulaeman